Postingan

Penyesuaian UU SDA dan Teknologi UAV untuk Pengawasan Dampak Pengelolaan Sumber Daya Air

Gambar
Penyesuaian UU SDA dan Teknologi UAV untuk Pengawasan Dampak Pengelolaan Sumber Daya Air Oleh: Masagus Achmad Fathan Mubina (NPM 1806231765)   Gambar 1 . Bantaran sungai. Sumber: Dok. Pribadi   Sumber daya air dari daerah aliran sungai telah dikelola untuk berbagai aktivitas manusia, namun dampak degradasi kuantitas dan kualitas yang disebabkan telah mengancam kelestarian sehingga perlu diawasi dengan cara yang lebih baik secara rutin. Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah satuan wilayah daratan dengan sungai yang berfungsi untuk menampung, menyimpan, dan mengalirkan air hujan ke danau atau laut secara alami dengan batas topografi di darat dan batas perairan yang tidak terpengaruh aktivitas daratan   (Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi, 2017) . Berdasarkan Peraturan PUPR No. 04/PRT/M/2015 wilayah Indonesia terbagi menjadi 128 wilayah sungai dimana wilayah sungai adalah gabungan berbagai DAS, salah satu darinya adalah Wilayah Sungai Bengawan Solo. Mas

Dibalik Asyiknya Aliran Sungai Progo

Gambar
Dibalik Asyiknya Aliran Sungai Progo Oleh Alfira Farisya Rahmani – 1806231992        Air merupakan kebutuhan yang amat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Kalimat tersebut seringkali kita temukan sebagai kalimat pendahuluan saat membahas “air”. Lantas, seberapa penting air bagi kehidupan manusia? Penelitian sains membuktikan bahwa proporsi Bumi terdiri dari 71% perairan dan 29% daratan. Sangat menakjubkan, melihat bagaimana perbandingan yang cukup besar antara komposisi air dan tanah. Air merupakan tokoh penting di dunia ini. Dari lautan yang luas, banyak kehidupan yang harus dipetanggungjawabkan. Hamparan airnya dapat digunakan oleh manusia untuk minum, mandi, memasak, mencuci, atau mengairi lahan pertanian dan tanamannya, belum lagi keberagaman ekosistem didalamnya yang juga dapat dimanfaatkan manusia sebagai bahan pangan. Keberkahan air lainnya diturunkan dari hujan untuk membasahi daratan yang kering, menjadi nikmat bagi manusia dengan mendatangkan kesejukan. Air menj

Dampak Aktivitas Perdagangan di Pasar Terapung Terhadap Sungai-sungai di Kalimantan

Gambar
   Penulis: Rahmawati Rahayu                  Pulau Kalimantan terletak di antara Pulau Sumatera dan Pulau Sulawesi dengan luas wilayah 736.000 km 2 . Dalam literatur barat umumnya menyebut Kalimantan dengan nama Borneo yang berasal dari kata Brunai yang merupakan Kesultanan Brunei yang terletak di pesisir utara yang dahulu pernah menguasai sebagian besar wilayah barat setra utara Pulau Kalimantan.  Arti Kalimantan dalam bahasa lokal adalah pulau yang memiliki banyak sungai, yang terdiri dari kata ‘kali’ yang berarti sungai dan ‘mantan’ yang berarti banyak. [1] Oleh karena itu, Kalimantan dikenal juga dengan julukan ‘pulau seribu sungai’.  Tercatat kurang lebih terdapat 58 sungai di seluruh pulau ini. Bahkan tiga sungai terpanjang di Indonesia berada di Pulau Kalimantan, yaitu Sungai Kapuas yang terletak di Kalimantan Barat dengan panjang total 1.143 km, Sungai Mahakam yang terletak di Kalimantan Timur dengan panjang total 920 km, dan Sungai Barito yang melewati Kalimantan Tengah da

PENCEMARAN AIR LAUT OLEH TUMPAHAN MINYAK (OIL SPILL) BESERTA PENANGGULANGANNYA

Gambar
Oleh Dipo Rizki (1806186250)      Pencemaran air laut akibat tumpahan minyak sering kali disebabkan oleh kegiatan usaha industri migas yang dapat terjadi mulai dari kegiatan usaha hulu hingga kegiatan usaha hilir. Kegiatan produksi dalam industri migas sering kali membuang sisa - sisa buangan atau limbah yang salah satunya adalah tumpahan minyak, contoh kegiatannya seperti tertumpahnya minyak dari proses pelayaran kapal, pengeboran lepas pantai, dapat pula terjadi karena kecelakaan kapal. Terdapat pula penyebab lain tertumpahnya minyak di laut selain dari industri migas, yaitu mulai dari sisa damparan amunisi perang, buangan dari proses di kapal ke laut, buangan sampah dari transportasi darat melalui sungai, emisi transportasi laut dan buangan pestisida dari pertanian.      Polusi dari tumpahan minyak di laut yang diakibatkan oleh faktor - faktor diatas merupakan sumber pencemaran laut yang selalu menjadi fokus perhatian dari masyarakat dan warga, karena dampak dan akibat akan sangat c