Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dampak Aktifitas Manusia Terhadap Sumber Daya Air

Penyesuaian UU SDA dan Teknologi UAV untuk Pengawasan Dampak Pengelolaan Sumber Daya Air

Gambar
Penyesuaian UU SDA dan Teknologi UAV untuk Pengawasan Dampak Pengelolaan Sumber Daya Air Oleh: Masagus Achmad Fathan Mubina (NPM 1806231765)   Gambar 1 . Bantaran sungai. Sumber: Dok. Pribadi   Sumber daya air dari daerah aliran sungai telah dikelola untuk berbagai aktivitas manusia, namun dampak degradasi kuantitas dan kualitas yang disebabkan telah mengancam kelestarian sehingga perlu diawasi dengan cara yang lebih baik secara rutin. Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah satuan wilayah daratan dengan sungai yang berfungsi untuk menampung, menyimpan, dan mengalirkan air hujan ke danau atau laut secara alami dengan batas topografi di darat dan batas perairan yang tidak terpengaruh aktivitas daratan   (Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi, 2017) . Berdasarkan Peraturan PUPR No. 04/PRT/M/2015 wilayah Indonesia terbagi menjadi 128 wilayah sungai dimana wilayah sungai adalah gabungan berbagai DAS, salah satu darinya adalah Wilayah Sungai Beng...

Dampak Aktivitas Perdagangan di Pasar Terapung Terhadap Sungai-sungai di Kalimantan

Gambar
   Penulis: Rahmawati Rahayu                  Pulau Kalimantan terletak di antara Pulau Sumatera dan Pulau Sulawesi dengan luas wilayah 736.000 km 2 . Dalam literatur barat umumnya menyebut Kalimantan dengan nama Borneo yang berasal dari kata Brunai yang merupakan Kesultanan Brunei yang terletak di pesisir utara yang dahulu pernah menguasai sebagian besar wilayah barat setra utara Pulau Kalimantan.  Arti Kalimantan dalam bahasa lokal adalah pulau yang memiliki banyak sungai, yang terdiri dari kata ‘kali’ yang berarti sungai dan ‘mantan’ yang berarti banyak. [1] Oleh karena itu, Kalimantan dikenal juga dengan julukan ‘pulau seribu sungai’.  Tercatat kurang lebih terdapat 58 sungai di seluruh pulau ini. Bahkan tiga sungai terpanjang di Indonesia berada di Pulau Kalimantan, yaitu Sungai Kapuas yang terletak di Kalimantan Barat dengan panjang total 1.143 km, Sungai Mahakam yang terletak di Kalimantan Timur dengan panja...

Dampak Aktivitas Manusia Terhadap SDA di DAS Bengawan Solo

Penulis: Adyaksa Grahito Bagas Pamungkas   (sumber: pojokpitu.com) Sumber daya air (SDA) merupakan sumber daya yang mengalir dan tidak mengenal batas administrasi. Kebutuhan akan air sangat bergantung pada waktu, ruang, jumlah, dan mutu dari sumber daya air itu sendiri. Di Indonesia sumber daya air sangat melimpah meskipun distribusi air menurut ruang dan waktu tidak selalu sama di setiap daerah. Di Pulau Jawa terdapat berbagai sungai dan salah satu yang terbesar adalah Sungai Bengawan Solo. Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo memiliki luas 16.000 Km 2 dengan panjang aliran sungai sekitar 600 Km yang hulunya berada di Pegunungan Seribu di sebelah barat-selatan Kota Surakarta dan hilirnya berada di daerah Kabupaten Gresik. [1] Sungai Bengawan Solo dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dalam sosial, budaya, dan ekonomi. Sebagai contoh pemanfatan yang dilakukan seperti pengairan irigasi pertanian, kebutuhan industri, air baku, dan lain sebagainya. Banyak hal yang dapat dimanfaatkan dar...